Powered by Blogger.
  • Home
  • About Us
  • Our Gallery
    • Kosong
    • Kosong
    • Kosong
  • Featured
  • Privacy Policy
facebook twitter instagram pinterest bloglovin Email YouTube

Fantastic Midbrain


Assalamu'alaikum Warrahmatullahi Wabarakaatuh.
Yo! Halo semuanya.!!!
Lama mimin kimia ini ga berjumpahh dengan kalean... maapin ya.. kangen ya kan??? hahaha.
Oke, mungkin kali ini mimin akan membahas tentang dasarnya saja dulu dari beberapa sumber yang telah dibaca ya gengs, langsung sadja ke topik pembahasannya.

A. Ilmu Kimia Serta Peranannya.

Apaan sih kimia itu??? Menurut wikipedia dalam websitenya di https://id.wikipedia.org/wiki/Kimia/ (10 Agustus 2019) , Kimia adalah cabang dari ilmu fisik yang mempelajari tentang susunan, struktur, sifat, dan perubahan materi. Jadi di kimia itu ada ilmu fisikanya, walaupun begitu sebenarnya terdapat juga ilmu lain didalamnya, seperti ada biologi, geografi,lingkungan hidup, dan masih banyak lagi.

Apakah sebelumnya kalian pernah dengar tentang kimia? misalnya, "Waspadalah terhadap bakso yang mengandung bahan kimia berbahaya, seperti boraks dan formalin." Peringatan tersebut memanglah benar adanya, seharusnya boraks dan formalin bukanlah digunakan untuk bahan makanan karena menimbulkan banyak penyakit, tapi jangan salah sangka dulu bahwa semua bahan kimia itu berbahaya loh. Boraks dan Formalin merupakan campuran bahan kimia yang sangat berguna pada bidangnya, contohnya saja boraks dapat digunakan sebagai detergen, glasir enamel gigi buatan, plastik, antiseptik, dan masih banyak lagi. Kemudian untuk Formalinnya sendiri dapat digunakan sebagai pembersih lantai, pembersih kapal, pembersih pakaian dan lainnya. 

Jangan artikan kimia itu merupakan sesuatu yang bersifat negatif.

Sebenarnya, kita itu tidak bisa hidup tanpa kimia. Kita dapat lihat, dalam tubuh kita terdapat ribuan, jutaan, bahkan triliunan banyaknya reaksi kimia dan unsur kimia didalamnya. Pada kehidupan sehari-hari, kita juga tidak luput dari kimia, seperti oksigen, makanan dan minuman yang kita konsumsi, bahan pembersih, pewangi ruangan, kosmetik, berbagai alat elektronik dan lainnya. Mereka semua mengisi segala aspek kehidupan di dunia.

Nah, bagaimana? betapa pentingnya apabila kita mempelajari ilmu kimia tersebut.

Pada abad ke-21 ini terdapat 4 bidang utama dalam perkembangan ilmu kimia, yaitu:

  1. Bidang Kesehatan dan Kedokteran
      Pokok utamanya ialah bagaimana cara mencegah dan mengobati suatu penyakit. Ilmu Kimia memiliki peranan penting, baik dalam obat-obatan, vaksin dan lainnya. 

Hasil gambar untuk ilmu kimia dalam kedokteran

       sumber gambar :https://www.google.com/url?sa=i&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwisnKjZwPjjAhXBo48KHXXzAy8QjRx6BAgBEAQ&url=%2Furl%3Fsa%3Di%26source%3Dimages%26cd%3D%26ved%3D%26url%3Dhttps%253A%252F%252Fmystupidtheory.com%252Fperanan-ilmu-kimia-bidang-kesehatan%252F%26psig%3DAOvVaw3tXQtH2oQRu9_tSg0rl4we%26ust%3D1565533427749800&psig=AOvVaw3tXQtH2oQRu9_tSg0rl4we&ust=1565533427749800

  2. Bidang Energi dan Lingkungan
      Penggunaan energi di lingkungan saat ini masih bergantung pada energi fosil (minyak bumi dan baru bara) yang diperikan akan segera habis, padahal penggunaan energi tersebut masih banyak menimbulkan banyak permasalahan, seperti efek rumah kaca yang membuat suhu bumi meningkat akibat cahaya matahari yang dipantulkan kembali ke bumi oleh gas karbondioksida, freon, dan oksida nitrogen.
       Oleh karena hal itulah, saat ini masih dikembangkan lagi energi alternatif yang dapat membantu aktivitas manusia. Contohnya adalah energi matahari yang diubah menjadi listrik dengan sel surya, pemanfaatan energi yang menggunakan energi nuklir dan masih banyak lagi energi alternatif yang masih dikembangkan saat ini.

   3. Bidang Teknologi Bahan
      Perkembangan teknologi saat ini sangatlah berkembang pesat, berbagai macam penemuan baru seperti halnya barang-barang elektronik baik yang sering dipakai maupun yang digunakan untuk kebutuhan industri pada dasarnya terdiri dari susunan-susunan kecil bahan dan  proses yang rumit didalamnya. Kita ambil contoh komputer, didalamnya terdapat mikroprosesor yang berfungsi sebagai otak. Bahan utama dalam mikroprosesor dikembangkan oleh para ahli kimia bersama ahli fisika menggunakan teknologi nano (nano technology). Maka dari itu, ilmu kimia juga memiliki peranan penting dalam perkembangan teknologi kedepannya.

Hasil gambar untuk nano teknologi kimia

        sumber gambar: https://www.google.com/url?sa=i&source=images&cd=&ved=2ahUKEwjh3PHSv_jjAhUUXSsKHTPMBqUQjRx6BAgBEAQ&url=https%3A%2F%2Fid.wikipedia.org%2Fwiki%2FKimia_nano&psig=AOvVaw0di1kb5Q9OmmzT-BG4qNEF&ust=1565533149321109

  4. Bidang Pangan dan Pertanian
      Semakin bertambahnya jumlah penduduk di dunia harus diimbangi pula dengan pertumbuhan pangan sebagai kebutuhan primer manusia. Namun, saat ini lahan pertanian semakin berkurang dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, para ahli kimia bersama ahli biologi saat ini sedang mengembangkan untuk mengefektifkan cara becocok tanam dengan meminimalisir pengunaan lahan, meminimalisir terjangkitnya hama dan memiliki hasil pangan yang baik juga sehat. Hal itu seperti pada cara bercocok tanam menggunakan metode hidroponik.
       Selain itu, para ahli kimia dan ahli biologi juga telah menemukan penemuan gen. Penemuan tersebut membawa dampak luar biasa di bidang pertanian dan juga bidang peternakan. Dengan adanya hal itu, kita dapat menentukan cara menciptakan bibit-bibit unggul dalam bidang pertanian dan peternakan, yang dikenal dengan proses pemuliaan tanaman dan ternak.
       Kemudian, ada lagi penemuan lainnya dengan proses rekayasa genetika, disana terdapat persilangan gen antara dua jenis hewan, tumbuhan maupun keduanya. Untuk dapat menghasilkan sebuah individu unik dan lebih unggul guna bermanfaaat bagi manusia. Kita dapat ambil contoh persilangan antara gen beta karoten pada wortel dan padi akan menghasilkan beras berwarna kuning keemasan yang mengandung provitamin A
.











        sumber gambar: https://www.brilio.net/wow/10-hasil-rekayasa-genetika-yang-luar-biasa-ada-bunga-tak-bisa-layu-160612w.html

Siapa tau kalian dapat mengembangkan lagi ilmu kimia lebih jauh lagi dari sebelumnya.


B. Hakikat Ilmu Kimia

Menurut website https://repdayanti.wordpress.com/kimia-sma/kimia-kelas-x/semester-i/metode-ilmiah-hakikat-ilmu-kimia-keselamatan-dan-keamanan-kimia-di-laboratorium-serta-peran-kimia-dalam-kehidupan/ (10 Agustus 2019), Nama ilmu kimia berasal dari bahasa Arab, yaitu al-kimia yang artinya perubahan materi, oleh ilmuan Arab Jabir (bin) Hayyan (tahun 700-778).













sumber gambar : https://repdayanti.files.wordpress.com/2017/03/jabir-ibn-hayyan-movie-opt.jpg?w=291&h=164

Bersumber dari situ, dapat dikatakan yang akan dipelajari dalam pada ilmu kimia umumnya, yaitu perubahan materi, energi (energi yang menyertai perubahan tersebut),  struktur dan sifat materi. Setiap perubahan komponen maupun percamnpuran komponen kimia akan menghasilkan energi yang berbeda-beda dan pada hasil akhirnya akan memiliki struktur serta sifat kimia juga sifat fisisnya.



NEXT PART : Metode ilmiah dan Bekerja di Laboratorium Kimia

"Kimia adalah kita semua yang ada di dunia"
                                              -Mimin Kimia-



DAFTAR PUSTAKA

Sudarmo, Unggul. 2013. Kimia untuk SMA/MA Kelas X. Surakarta: Erlangga.

https://id.wikipedia.org/wiki/Kimia/, diakses pada 21:47 WIB, 10 Agustus 2019.

https://repdayanti.files.wordpress.com/2017/03/jabir-ibn-hayyan-movie-opt.jpg?w=291&h=164 , diakses pada 21:47 WIB, 10 Agustus 2019.

https://repdayanti.wordpress.com/kimia-sma/kimia-kelas-x/semester-i/metode-ilmiah-hakikat-ilmu-kimia-keselamatan-dan-keamanan-kimia-di-laboratorium-serta-peran-kimia-dalam-kehidupan/ , diakses pada 21:47 WIB, 10 Agustus 2019.

https://www.brilio.net/wow/10-hasil-rekayasa-genetika-yang-luar-biasa-ada-bunga-tak-bisa-layu-160612w.html , diakses pada 21:47 WIB, 10 Agustus 2019.

https://www.google.com/url?sa=i&source=images&cd=&ved=2ahUKEwjh3PHSv_jjAhUUXSsKHTPMBqUQjRx6BAgBEAQ&url=https%3A%2F%2Fid.wikipedia.org%2Fwiki%2FKimia_nano&psig=AOvVaw0di1kb5Q9OmmzT-BG4qNEF&ust=1565533149321109 , diakses pada 21:47 WIB, 10 Agustus 2019.

https://www.google.com/url?sa=i&source=images&cd=&cad=rja&uact=8&ved=2ahUKEwisnKjZwPjjAhXBo48KHXXzAy8QjRx6BAgBEAQ&url=%2Furl%3Fsa%3Di%26source%3Dimages%26cd%3D%26ved%3D%26url%3Dhttps%253A%252F%252Fmystupidtheory.com%252Fperanan-ilmu-kimia-bidang-kesehatan%252F%26psig%3DAOvVaw3tXQtH2oQRu9_tSg0rl4we%26ust%3D1565533427749800&psig=AOvVaw3tXQtH2oQRu9_tSg0rl4we&ust=1565533427749800 , diakses pada 21:47 WIB, 10 Agustus 2019.

Share
Tweet
Pin
Share
No comments




Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh....

Oke guys, bertemu lagi dengan saya, di Fantastic midbrain....
Kali ini kita akan membahas materi mengenai laju reaksi...
Laju reaksi? Apa sih itu? Bentar.. Laju? Kayak penah dengerkan? Laju loh.. itu tu..
(Lapak sebelah) yap, benar.. kali ini kita akan membahas laju atau disebut juga kecepatan kayak di fisika, namun disini tuh bedanya kita akan mengukur laju dari sebuah reaksi loh..
Penasaran? Pasti penasaran lah...
Oke langsung saja kita ke materinya J

A. Pengertian dan Hukum Laju Reaksi
            Laju Reaksi dalam kimia dapat dinyatakan sebagai berikut:
            Pereaksi (reaktan) → Hasil reaksi (produk)
            Kemudian dapat diartikan sebagai: Berkurangnya jumlah pereaksi untuk tiap satuan waktu atau bertambahnya jumlah hasil reaksi untuk tiap satuan waktu. Satuan untuk laju reaksi adalah mol/liter detik atau Molaritas/detik.
            Apabila ada reaksi :
            aA + bB → cC + dD
            maka lajunya untuk tiap senyawa atau unsur adalah:
            Rumus
            Keterangan:
·         Tanda negatif menunjukkan reaktan yang semakin berkurang tiap waktu/ sekon.
·         Tanda positif menunjukkan produk yang semakin bertambah tiap waktu/ sekon.
            Untuk hukum laju reaksinya sendiri dapat dirumuskan sebgai berikut:
            Contoh terdapat sebuah reaksi:
            aA + bB → cC + dD
            Maka rumus dalam hukum laju reaksinya adalah:
            Rumus
            Keterangan:
  • k merupakan tetapan laju reaksi yang nilainya tetap
  • x dan y merupakan orde dari masing-masing senyawa/ unsur
  • apabila ditanyakan tingkat reaksi total atau orde reaksi total, maka itu adalah x + y
            Nilai k dapat berubah sesuai dengan tingkat(orde) reaksi totalya. Berikut beberapa kurva tentang pengaruh orde reaksi terhadap konsentrasi dan laju reaksi:
            Gambar 1
            Terlihat pada orde reaksi nol, konsentrasi pereaksi tidak nerpengaruh terhadap laju reaksi.
            Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika penghitungan laju reaksi:
1.      Hukum laju reaksi hanya dapat dilakukan melalui beberapa percobaan (eksperimen) dengan menetukan laju reaksi dari konsentrasi awal akan diperoleh orde awal dapat diperoleh persamaan laju reaksi ke 1, kemudian laju reaksi dari konsentrasi ke dua akan diperoleh orde ke 2 dan diperoleh persamaan laju reaksi ke 2, dan seterusnya, kemudian dengan beberapa eliminasi akan diperoleh ketetapan dan orde dalam percobaan.
2.      Tingkat reaksi merupakan pangkat dari konsentrasi awal pereaksi, bukan hasil reaksi.
3.      Tingkat reaksi tidak ada hubunganya dengan koefisien persamaan reaksi.

B. Faktor Yang Mempengaruhi Laju Reaksi
  1. Luas Permukaan
            Semakin besar luas permukaan, maka laju reaksi akan semakin cepat. Dapat dilihat ketika kita sedang melarutkan gula pasir dengan gula batu pada teh atau kopi, disana kita dapat melihat gula pasir aka lebih cepat larut dibanding gula batu, hal itu dikarenakan luas permukaan sentuh gula pasir lebih luas disbanding gula batu, apalagi bila kita menggunakan gula halus akan sangat cepat larutnya.
  1. Konsentrasi zat
            Semakin besar konsentrasi suatu zat, maka laju reaksinya akan semakin cepat. Dapat kita lihat pada saat orde reaksinya orde total reaksinya 2 akan terlihat laju reaksi akan meningkat sebanyak fungsi kuadrat untuk tiap konsentrasi.
  1. Suhu
            Semakin besar suhu suatu sistem pada reaksi, maka laju reaksi akan semakin cepat. Dapat dilihat ketika kita melarutkan gula pada air hangat akan lebih cepat dibandingkan air biasa. Oleh karena itu, jika ada kenaikan suhu sebesar ∆T⁰C menjadikan reaksi berlangsung n kali lebih cepat atau dapat dirumuskan sebagai :
Rumus
  1. Katalis
            Fungsi katalis pada laju reaksi dapat meningkatkan laju reaksi dan tidak akan mempengaruhi hasil reaksi.


C. Tumbukan dan laju reaksi
            1. Tumbukan dan konsentrasi awal pereaksi
            Pada suatu zat terdapat partikel-partikel, semakin besar konsentrasi suatu zat, maka akan semakin banyak pula partikel-partikel suatu zat. Oleh karena itu dapat dikatakan semakin banyak tumbukan efektif, maka laju reaksi semakin cepat.
2. Tumbukan  dan luas permukaan
            Semakin besar luar permukaan, maka peluang terjadinya tumbukan semakin besar, berarti terjadinya laju reaksi akan semakin cepat.     
3. Tumbukan, suhu dan luas permukaan
            Semakin tinggi suhu, energi kinetik partikel semakin besar, maka peluang tumbukan semakin besar, berarti laju reaksi semakin cepat.


D. Cara mengendalikan laju reaksi untuk mencegah kerusakan pangan
1.  Menyimpan pangan pada suhu rendah, misalnya dilemari es atau pendingin lainnya.  
            Suhu rendah akan membuat reaksi penguraian pangan melambat pembusukan.
2.  Menyimpan bahan pangan pada ruang bebas oksigen .
            Oksigen merupakan oksidator kuat terhadap bahan pangan, jika dihambat, maka reaksi penguraian pangan pun akan terhambat.
            3.  Penambahan bahan pengawet pada makanan
            Penambahan bahan pengawet ini berfungsi untuk menghambat kerja enzim yang dibutuhkan bakteri atau jamur. Jadi, bakteri sulit berkembang biak..
            4.  Penambahan asam atau garam pada makanan
            Penambahan ini menyebabkan enzim yang emempercepat laju reaksi perusakan pangan tidak dapat berkeja secara optimum sehingga menghambat kerrusakan bahan pangan.

Soal:

(SBMPTN/2016/236)
1.  Berdasarkan reaksi berikut:
     Be(OH)2 + 2 OH- → Be(OH)42-
     Bila pada saat tertentu laju pembentukan Be(OH)42- adalah 6,0 mol L-1 s-1, maka laju penguraian OH- adalah...
(A) 2,0 mol L-1 s-1
(B) 3,0 mol L-1s-1
(C) 6,0 mol L-1 s-1
(D) 12,0 mol L-1 s-1
(E) 36,0 mol L-1 s-1
Jawaban         : D
Pembahasan    :
Diketahui        :
Be(OH)2 + 2 OH- → Be(OH)42-
v Be(OH)42-     : 6 mol L-1 s-1
Ditanyakan:  v OH- =...?
Jawab              :
  • Menyetarakan reaksi:
Be(OH)2 + 2 OH- → Be(OH)42-
Menjadi:
Be(OH)2 + 2 OH- → Be(OH)42-  (Ternyata sudah setara)
  • Mencari laju OH-,dengan menggunakan perbandingan koefisien:
$ \text{r ditanyakan}^{-} = \frac {\text{koefisien yang ditanyakan}} {\text{koefisien yang diketahui} } \times \text{r yang diketahui} $

$ \text{r OH}^{-} = \frac {\text{koefisien OH}^{-}} {\text{koefisien Be}(\text{OH})_{4}^{2-} } \times \text{r Be}(\text{OH})_{4}^{2-} $

$ \text{r OH}^{-} = \frac {2} {1} \times 6 $

$ \text{r OH}^{-} = 12 \text{ mol L}^{-1} \text{s}^{-1} $

Jawaban D

(SBMPTN/2014/523)
2.  Pada temperature 500K laju reaksi:
     NO2(g) + CO(g) → NO(g) + CO2(g)
     Disajikan dalam grafik berikut
    Grafik
     Berdasarkan grafik tersebut, maka laju reaksinya adalah
(A) r = k [NO]
(B) r = k [NO2]2
(C) r = k [CO]
(D) r = k [NO2] [CO]
(E) r = k [NO­­2] [CO]-1
Jawaban         : A
Pembahasan    :
Diketahui        :
grafik diatas
Ditanyakan      : persamaan laju reaksi =...?
Jawab              :
  • Pada grafik diatas diperoleh orde x milik konsentrasi NO2 adalah 0, dan orde y milik konsentrasi CO  adalah 1
  • Masukkan pada persamaan laju reaksi:
V =
 (UM-UGM/2017/813)
3. Jika diketahui data percobaan laju reaksi A + B → C + D  sebagai berikut:
[A] (M)
[B] (M)
V (M/s)
0,1
0,1
0,05
0,1
0,2
0,10
0,2
0,4
0,80
     Maka laju reaksi saat konsentrasi [A] = 0,4 M dan [B] = 0,8 M adalah..
(A) 1,2 M/s
(B) 1,6 M/s
(C) 2,4 M/s
(D) 3,2 M/s
(E) 6,4 M/s
Jawaban         : E
Pembahasan    :
Diketahui        :
Percobaan:
[A] (M)
[B] (M)
V (M/s)
0,1
0,1
0,05
0,1
0,2
0,10
0,2
0,4
0,80

Ditanyakan      : laju reaksi {pada saat [A] = 0,4 M dan [B]} = 0,8 M =...?
Jawab              :
  • Mencari orde x dengan melihat percobaan pada tabel [A], melihat nilai konsentrasi yang sama

(UM-UGM/2017/713)
4. Diketahui data Percobaan penentuan  orde reaksi sebagai berikut:
No
[X] (M)
[Y] (M)
Waktu Reaksi
(menit)
1
0,1
0,1
16
2
0,1
0,2
18
3
0,4
0,4
1

    Waktu reaksi pada saat konsentrasi [X] dan konsentrasi [Y] masing-maisng 0,2 M adalah...
(A) 2 menit
(B) 3 menit
(C) 4 menit
(D) 5 menit
(E) 6 menit
Jawaban         : C
Pembahasan    :
Diketahui        :
No
[X] (M)
[Y] (M)
Waktu Reaksi
(menit)
1
0,1
0,1
16
2
0,1
0,2
18
3
0,4
0,4
1

Ditanyakan      : Waktu reaksi pada saat [X] dan [Y] adalah 0,2 M =...?
Jawab              :

­­­(UM-UGM/2017/813)
8.         Laju reaksi semakin besar dengan penggunaan katalis.
                                    SEBAB
            Katalis dapat meningkatkan energi aktivasi suatu reaksi.
Jawaban         : C (pernyataan benar dan alasan salah)
Jawab              : Pernyataannya itu benar, tapi alasan nya salah. Karena katalis akan menurunkan                   
                           energi aktivasi. Jadi jawabannya C

2Oke, kita langsung ke contoh soalnya
Jadi, jawabannya A

LAJU REAKSI



Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakaatuh....

Oke guys, bertemu lagi dengan saya, di Fantastic midbrain....
Kali ini kita akan membahas materi mengenai laju reaksi...
Laju reaksi? Apa sih itu? Bentar.. Laju? Kayak penah dengerkan? Laju loh.. itu tu..
(Lapak sebelah) yap, benar.. kali ini kita akan membahas laju atau disebut juga kecepatan kayak di fisika, namun disini tuh bedanya kita akan mengukur laju dari sebuah reaksi loh..
Penasaran? Pasti penasaran lah...
Oke langsung saja kita ke materinya J

A. Pengertian dan Hukum Laju Reaksi
            Laju Reaksi dalam kimia dapat dinyatakan sebagai berikut:
            Pereaksi (reaktan) → Hasil reaksi (produk)
            Kemudian dapat diartikan sebagai: Berkurangnya jumlah pereaksi untuk tiap satuan waktu atau bertambahnya jumlah hasil reaksi untuk tiap satuan waktu. Satuan untuk laju reaksi adalah mol/liter detik atau Molaritas/detik.
            Apabila ada reaksi :
            aA + bB → cC + dD
            maka lajunya untuk tiap senyawa atau unsur adalah:
            Rumus
            Keterangan:
·         Tanda negatif menunjukkan reaktan yang semakin berkurang tiap waktu/ sekon.
·         Tanda positif menunjukkan produk yang semakin bertambah tiap waktu/ sekon.
            Untuk hukum laju reaksinya sendiri dapat dirumuskan sebgai berikut:
            Contoh terdapat sebuah reaksi:
            aA + bB → cC + dD
            Maka rumus dalam hukum laju reaksinya adalah:
            Rumus
            Keterangan:
  • k merupakan tetapan laju reaksi yang nilainya tetap
  • x dan y merupakan orde dari masing-masing senyawa/ unsur
  • apabila ditanyakan tingkat reaksi total atau orde reaksi total, maka itu adalah x + y
            Nilai k dapat berubah sesuai dengan tingkat(orde) reaksi totalya. Berikut beberapa kurva tentang pengaruh orde reaksi terhadap konsentrasi dan laju reaksi:
            Gambar 1
            Terlihat pada orde reaksi nol, konsentrasi pereaksi tidak nerpengaruh terhadap laju reaksi.
            Beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika penghitungan laju reaksi:
1.      Hukum laju reaksi hanya dapat dilakukan melalui beberapa percobaan (eksperimen) dengan menetukan laju reaksi dari konsentrasi awal akan diperoleh orde awal dapat diperoleh persamaan laju reaksi ke 1, kemudian laju reaksi dari konsentrasi ke dua akan diperoleh orde ke 2 dan diperoleh persamaan laju reaksi ke 2, dan seterusnya, kemudian dengan beberapa eliminasi akan diperoleh ketetapan dan orde dalam percobaan.
2.      Tingkat reaksi merupakan pangkat dari konsentrasi awal pereaksi, bukan hasil reaksi.
3.      Tingkat reaksi tidak ada hubunganya dengan koefisien persamaan reaksi.

B. Faktor Yang Mempengaruhi Laju Reaksi
  1. Luas Permukaan
            Semakin besar luas permukaan, maka laju reaksi akan semakin cepat. Dapat dilihat ketika kita sedang melarutkan gula pasir dengan gula batu pada teh atau kopi, disana kita dapat melihat gula pasir aka lebih cepat larut dibanding gula batu, hal itu dikarenakan luas permukaan sentuh gula pasir lebih luas disbanding gula batu, apalagi bila kita menggunakan gula halus akan sangat cepat larutnya.
  1. Konsentrasi zat
            Semakin besar konsentrasi suatu zat, maka laju reaksinya akan semakin cepat. Dapat kita lihat pada saat orde reaksinya orde total reaksinya 2 akan terlihat laju reaksi akan meningkat sebanyak fungsi kuadrat untuk tiap konsentrasi.
  1. Suhu
            Semakin besar suhu suatu sistem pada reaksi, maka laju reaksi akan semakin cepat. Dapat dilihat ketika kita melarutkan gula pada air hangat akan lebih cepat dibandingkan air biasa. Oleh karena itu, jika ada kenaikan suhu sebesar ∆T⁰C menjadikan reaksi berlangsung n kali lebih cepat atau dapat dirumuskan sebagai :
Rumus
  1. Katalis
            Fungsi katalis pada laju reaksi dapat meningkatkan laju reaksi dan tidak akan mempengaruhi hasil reaksi.

C. Tumbukan dan laju reaksi
            1. Tumbukan dan konsentrasi awal pereaksi
            Pada suatu zat terdapat partikel-partikel, semakin besar konsentrasi suatu zat, maka akan semakin banyak pula partikel-partikel suatu zat. Oleh karena itu dapat dikatakan semakin banyak tumbukan efektif, maka laju reaksi semakin cepat.
2. Tumbukan  dan luas permukaan
            Semakin besar luar permukaan, maka peluang terjadinya tumbukan semakin besar, berarti terjadinya laju reaksi akan semakin cepat.     
3. Tumbukan, suhu dan luas permukaan
            Semakin tinggi suhu, energi kinetik partikel semakin besar, maka peluang tumbukan semakin besar, berarti laju reaksi semakin cepat.

D. Cara mengendalikan laju reaksi untuk mencegah kerusakan pangan
1.  Menyimpan pangan pada suhu rendah, misalnya dilemari es atau pendingin lainnya.  
            Suhu rendah akan membuat reaksi penguraian pangan melambat pembusukan.
2.  Menyimpan bahan pangan pada ruang bebas oksigen .
            Oksigen merupakan oksidator kuat terhadap bahan pangan, jika dihambat, maka reaksi penguraian pangan pun akan terhambat.
            3.  Penambahan bahan pengawet pada makanan
            Penambahan bahan pengawet ini berfungsi untuk menghambat kerja enzim yang dibutuhkan bakteri atau jamur. Jadi, bakteri sulit berkembang biak..
            4.  Penambahan asam atau garam pada makanan
            Penambahan ini menyebabkan enzim yang emempercepat laju reaksi perusakan pangan tidak dapat berkeja secara optimum sehingga menghambat kerrusakan bahan pangan.

Soal:
(SBMPTN/2016/236)
1.  Berdasarkan reaksi berikut:
     Be(OH)2 + 2 OH- → Be(OH)42-
     Bila pada saat tertentu laju pembentukan Be(OH)42- adalah 6,0 mol L-1 s-1, maka laju penguraian OH- adalah...
(A) 2,0 mol L-1 s-1
(B) 3,0 mol L-1s-1
(C) 6,0 mol L-1 s-1
(D) 12,0 mol L-1 s-1
(E) 36,0 mol L-1 s-1
Jawaban         : D
Pembahasan    :
Diketahui        :
Be(OH)2 + 2 OH- → Be(OH)42-
v Be(OH)42-     : 6 mol L-1 s-1
Ditanyakan:  v OH- =...?
Jawab              :
  • Menyetarakan reaksi:
Be(OH)2 + 2 OH- → Be(OH)42-
Menjadi:
Be(OH)2 + 2 OH- → Be(OH)42-  (Ternyata sudah setara)
  • Mencari laju OH-,dengan menggunakan perbandingan koefisien:
Cari
(SBMPTN/2014/523)
2.  Pada temperature 500K laju reaksi:
     NO2(g) + CO(g) → NO(g) + CO2(g)
     Disajikan dalam grafik berikut
    Grafik
     Berdasarkan grafik tersebut, maka laju reaksinya adalah
(A) r = k [NO]
(B) r = k [NO2]2
(C) r = k [CO]
(D) r = k [NO2] [CO]
(E) r = k [NO­­2] [CO]-1
Jawaban         : A
Pembahasan    :
Diketahui        :
grafik diatas
Ditanyakan      : persamaan laju reaksi =...?
Jawab              :
  • Pada grafik diatas diperoleh orde x milik konsentrasi NO2 adalah 0, dan orde y milik konsentrasi CO  adalah 1
  • Masukkan pada persamaan laju reaksi:
V =
 (UM-UGM/2017/813)
3. Jika diketahui data percobaan laju reaksi A + B → C + D  sebagai berikut:
[A] (M)
[B] (M)
V (M/s)
0,1
0,1
0,05
0,1
0,2
0,10
0,2
0,4
0,80
     Maka laju reaksi saat konsentrasi [A] = 0,4 M dan [B] = 0,8 M adalah..
(A) 1,2 M/s
(B) 1,6 M/s
(C) 2,4 M/s
(D) 3,2 M/s
(E) 6,4 M/s
Jawaban         : E
Pembahasan    :
Diketahui        :
Percobaan:
[A] (M)
[B] (M)
V (M/s)
0,1
0,1
0,05
0,1
0,2
0,10
0,2
0,4
0,80

Ditanyakan      : laju reaksi {pada saat [A] = 0,4 M dan [B]} = 0,8 M =...?
Jawab              :
  • Mencari orde x dengan melihat percobaan pada tabel [A], melihat nilai konsentrasi yang sama

(UM-UGM/2017/713)
4. Diketahui data Percobaan penentuan  orde reaksi sebagai berikut:
No
[X] (M)
[Y] (M)
Waktu Reaksi
(menit)
1
0,1
0,1
16
2
0,1
0,2
18
3
0,4
0,4
1

    Waktu reaksi pada saat konsentrasi [X] dan konsentrasi [Y] masing-maisng 0,2 M adalah...
(A) 2 menit
(B) 3 menit
(C) 4 menit
(D) 5 menit
(E) 6 menit
Jawaban         : C
Pembahasan    :
Diketahui        :
No
[X] (M)
[Y] (M)
Waktu Reaksi
(menit)
1
0,1
0,1
16
2
0,1
0,2
18
3
0,4
0,4
1

Ditanyakan      : Waktu reaksi pada saat [X] dan [Y] adalah 0,2 M =...?
Jawab              :

­­­(UM-UGM/2017/813)
5.         Laju reaksi semakin besar dengan penggunaan katalis.
                                    SEBAB
            Katalis dapat meningkatkan energi aktivasi suatu reaksi.
Jawaban         : C (pernyataan benar dan alasan salah)
Jawab              : Pernyataannya itu benar, tapi alasan nya salah. Karena katalis akan menurunkan                   
                           energi aktivasi. Jadi jawabannya C

2Oke, kita langsung ke contoh soalnya
Jadi, jawabannya A

Share
Tweet
Pin
Share
1 comments
Older Posts

About Us



5 Ranger, 5 Kekuatan, 5 Elemen, akan siap beraksi untuk membantu kalian di sini!!


Follow Us

  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • Google+
  • pinterest
  • youtube

Categories

Apa itu 'kimia'? (1) biobrain (2) bioteknologi (1) Chemiebrain (3) fisika SMA (1) fisika SMA kelas 10 (1) Fun Fact! (1) Hakikat Fisika (1) Mathbrain (5) Physsbrain (4)

recent posts

Blog Archive

  • ▼  2022 (2)
    • ▼  July 2022 (1)
      • Materi Fisika SMA Kelas 10: Hakikat Fisika, Metode...
    • ►  January 2022 (1)
  • ►  2019 (8)
    • ►  August 2019 (1)
    • ►  June 2019 (1)
    • ►  February 2019 (4)
    • ►  January 2019 (2)
  • ►  2018 (6)
    • ►  December 2018 (6)

Followers

Search This Blog

Popular Posts

  • Physsbrain : Kinematika bagian 1 (GLB dan GLBB)
    Halo semuanya.. ^_^ Kalian tahu ga? Bahwa semua makhluk atau benda yang ada di dunia ini bergerak. Ada yang bergerak sendiri, ata...
  • Mathbrain : LOGARITMA Bagian 1 (Pengertian dan Sifat-Sifat)
    Assalamu'alaikum Wr. Wb. Halo sahabat midbrain, apa kabar? bagaimana belajarnya? Apakah sudah sesuai harapan atau masih ada kend...
  • Biobrain : PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN MAKHLUK HIDUP
    Assalamu’alaikum Wr. Wb. Halo sahabat midbrain, apa kabar? Bagaimana belajarnya? Apakah sudah sesuai harapan atau masih ada ke...

Created with by ThemeXpose | Distributed by Blogger Templates